Mendalami Do’a, Dzikir, dan Amal : Kunci Spiritualitas di Bulan Ramadhan

Foto : dok istimewa

PEKALONGANNEWS.COM,Pekalongan – Bulan suci ramadhan telah tiba, membawa kehangatan dan keberkahan yang tiada tara bagi umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai bulan yang penuh ampunan dan rahmat, bulan ramadhan bukan hanya sekedar waktu untuk menahan haus dan lapar, tetapi juga sebuah kesempatan yang berharga untuk memperdalam hubungan spiritul dengan Allah SWT.
​Bulan ramadhan merupakan momen yang tepat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, mempersiapkan diri secara maksimal, seperti halnya memperbanyak do’a, dzikir, dan amal solih. Rosulallah SAW pernah bersabda:​
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ​​
“ Artinya: Barang siapa beribadah ( menghidupkam) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”(HR Bukhori dan Muslim).
Dengan demikian, untuk mengetahui kunci spiritual kita kepada Allah dan agar meningkatkan keimanan kepada Allah yaitu dengan mendalami kekuatan doa,dzikir dan amal di bulan ramadhan ini .berikut pembahasan ketiganya:
A. DO’A
Doa adalah sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah Swt. Dalam bulan ramadhan, doa memiliki keistimewaan tersendiri, dimana Allah lebih dekat dengan hamba-Nya dan menerima doa-doa hamba.
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ثلاث لا تُردّ دعوتهم: الصائم حتى يُفطر، والإمام العادل، ودعوة المظلوم
Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu ia berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Ada tiga golongan yang tidak ditolak doanya, orang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang dizalimi.” (Riwayat Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Adapun beberapa cara agar bisa menjadi kunci spiritual doa kepada Allah SWT yaitu:

  1. Mengasah kekhusyukan : Doa dibulan Ramadhan membutuhkan kesungguhan dan kekhusyukan. Perlu kita benamkan hati kita dalam kehadiran Allah SWT dengan penuh keyakinan dan harapan penuh kepada Allah SWT.
  2. Memohon Ampunan : Manfaatkan momen-momen berharga dibulan Ramadhan ini untuk memohon ampun dan bersungguh bertaubat serta memohon perlindungan dari dosa-dosa kepada Allah SWT.
  3. Kesadaran penuh ( Tadabur ) : membangun kesadaran akan makna dan tujuan doa kita. Merenungkan makna dan mendatangkan Allah dalam hati.
  4. Kepatuhan (Ta’at) dan istiqomah : memastikan doa kita senantiasa bersifat taat dan sesuai dengan ajaran islam, bertekad konsisten dalam berdoa disepnjang bulan ramadhan. Hal ini dapat memperkuat ikatan spiritual kita dengan Allah SWT.
  5. Keterbukaan dan keihklasan : Doa yang paling didengar Allah SWT adalah doa yang dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Jaga agar doa selalu dilandasi niat yang murni dan keikhlasan yang tulus.

B. DZIKIR
Dzikir adalah cara untuk menjaga hubungan kontinue dengan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman : يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرً
“ wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya” (QS. Al-ahzab:41).
Banyak sekal dzikir di bulan ramadhan yang bisa kita amalkan contoh seperti dzikir setelah sholat witir, seperti yang dicontohkan Rosul ketika setelah sholat witir beliau berdzikir sebagai penutup sholat malamnya. Berikut beberapa cara untuk meningkatkmeman spiritualitas melalui bedzikir kepada Allah di Bulan Ramadhan :

  1. Istiqomah : Tetapkanlah waktu-waktu tertentu setap hari untuk berdziir kepada Allah, baik pada waktu sholat maupun diluar waktu sholat atau pada waktut-waktu yang diberkahi .
  2. Kekhusyukan dalam berdzikir : memfokuskan diri sepenuhnya kepada Allah SWT . Alihkan segala perhatian dan pikiran kita hanya kepada-Nya
  3. Menggabungkan dzikir dengan Tafakur : Memadukan antara dzikir dengan tafakur yaitu merenungkan kebesaran dan keagungan Allah SWT, memperhatiakan tanda-tanda kebesaran-Nya disekitar kita.
  4. Memperbanyak variasi dzikir : Memvariasi dzikir juga dapat menjaga kesegaran spiritual dan emberikan variasi dalam pengalaman berdzikir
  5. Memperkaya Dzikir dengan Membaca Al-qur’an : luangkanlah waktu kita selain dengan berdzikir yaitu dengan membaca Al-Qu’an setiap hari.

C. AMAL
Amal adalah bukti nyata dari cinta dan kesetiaan kita kepada Allah SWT. Di bulan Ramadhan, amal ibadah menjadi sebuah keistimeaan bagi umat islam dalam meraih pahala. Rosulallah bersabda “ Barang siapa menunjukan kebaikan, maka baginya pahala seperti pelakuya”( HR.Muslim).
Di bulan Ramadhan banyak sekali orang yang berlomba-lomba dalam beramal. Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan spiritualitas kepada Allah melalui amal kebaikan di bulan Ramadhan:

  1. Membaca Al-qur’an : menjadikan Al-Qur’an sebagai teman setia di bulan Ramadahan membaca,memahami dan merenungkan setiap ayatnya.
  2. Bersedekah : Memberikan sedekah dengan tulus dan ikhlas kepada yang membutuhkan, sehingga kita dapat merasakan keberkahan yang melimpah. Rosulallah pernah ditanya
    أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ
    “Rosulallah SAW pernah ditanya; Sedekah apakah yang paling utama? Beliau menjawab; Yaitu sedekah dibulan Ramadhan”( HR.Tirmidzi).
  3. Menjaga Akhlak dan Etika : Amalkan akhlak yang mulia dalam setiap tindakan dan perkataan kita dibulan Ramadhan. Jadikanlah pribadi yang jujur dan penuh kasih sayang.
  4. Niat yang Murni (Ikhlas) : kunci utama dalam mendapatkan keberkahan dari setiap amal yang kita lakukan benar-benar dilandaskan pada keikhlasan adalah niat yang tulus mencari Ridho Allah SWT
  5. Meningktakan kualitas amal : selalu mengusahakan setiap amalan yang kita lakukan berlandaskan dengan kesungguhan, khusyuk, dan sempurna sesuai tuntutan agama.
    ​Dalam menjalani kesibukan ibadah dibulan Ramadhan, kita jadikan do’a, dzikir, dan amal sebagai kunci spiritualitas yang penting. Mendalami kekuatan dan makna dibalik setiap doa dan dzikir yang diamalkan, serta dapat melengkapai amal deangan penuh keikhlasan sehingga memperoleh kunci spiritualitas kita kepada Allah SWT.
    Dengan demikian marilah kita jadikan momentum di Bulan Ramdhan ini dengan mendekatkan diri kepada sang pencipta dan meraih keberkahan-nya. Semoga kita semua tergolong orang-orang yang mendapat keberkahan di Bulan Ramadhan Aamiin Ya Rabbal Aalamiin.

Nama : khumaidatun Nisa
Program studi pendidikan agama islam
UIN KH ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN.
Ini untuk identitasnya kak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *